Pesona Khayangan

Blok DX No. 2, Depok

Whatsapp

+6282215158866

Upgrading Asesor Kompetensi LSP PEP I 2024

Penulisan

Untuk kali pertama sejak didirikan tahun 2019, LSP PEP menyelenggarakan kegiatan Upgrading Asesor Kompetensi secara menyeluruh. Kegiatan dilaksanakan di The Margo Hotel, Depok, Jawa Barat. Sengaja Depok dipilih sebagai tempat perhelatan karena kantor LSP PEP sejak dua tahun lalu berpindah ke Depok.

Silaturahmi sekaligus peningkatan kapasitas asesor dalam penyusunan materi uji kompetensi (MUK) ini digelar selama dua hari 29 Februari–1 Maret 2024. Sebanyak 57 orang asesor mengikuti kegiatan ini, termasuk asesor kompetensi dari LSP Penerbitan (LSP yang didirikan belakangan). Istimewanya, acara ini dihadiri oleh salah seorang Komisioner BNSP, Muhammad Nur Hayid (Gus Hayid) dan Kepala Pusat Perbukuan, Supriyatno.

Kepala Pusat Perbukuan (Pusbuk) dalam sambutannya memperkenalkan Sistem Informasi Buku Indonesia (SIBI) dan amanat pembinaan pelaku perbukuan. Pusbuk menjadi lembaga yang berkepentingan melaksanakan amanat regulasi perbukuan, terutama memfasilitasi peningkatan mutu pelaku perbukuan. Salah satu jalan peningkatan mutu ialah melalui sertifikasi profesi.

Dalam presentasinya, Supriyatno menekankan bagaimana SIBI dapat menjadi alat penting untuk memfasilitasi transisi industri perbukuan Indonesia dari cetak ke digital. SIBI diharapkan dapat membantu para penulis, editor, dan penerbit dalam mengelola hak cipta, distribusi, dan monetisasi konten digital dengan lebih efektif.

Selain itu, isu penting lain yang diangkat adalah masalah petisi yang diajukan oleh para ilustrator dan penulis buku cerita anak yang berisi penolakan terhadap sertifikasi. Petisi ini mencerminkan kebutuhan akan dialog yang lebih baik antara para pelaku industri dengan Pusat Perbukuan. Dalam upaya memecahkan masalah ini, Pusat Perbukuan mengambil peran aktif dengan mengadakan dialog bersama para praktisi ilustrator dan penulis buku cerita anak mengenai kekhawatiran dan aspirasi mereka. Inisiatif ini menunjukkan komitmen Pusat Perbukuan dalam mendengarkan dan memperjuangkan hak serta kepentingan para pelaku industri perbukuan.

Walaupun demikian, penyusuan SKKNI Pelaku Perbukuan yang difasilitasi oleh Pusat Perbukuan tetap dilaksanakan sebagai amanat regulasi. Adapun sertifikasi profesi merupakan pilihan dari individu dan hak lembaga yang mempersyaratkannya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Direktur LSP PEP, Bambang Trim. Pendiri LSP PEP ini menyampaikan beberapa isu yang melatari sertifikasi profesi di Indonesia, khususnya sertifkasi pelaku perbukuan. Hadirnya teknologi seperti AI patut dicermati sebagai efek baru bagi industri perbukuan dan industri penulisan. Kepentingan sertifikasi akan semakin tinggi ketika orang mulai menyadari kompetensinya perlu diakui dan dihargai.

Bambang Trim mengisyarakan kegitan Upgrading Asesor yang merupakan kegiatan perdana ini akan diselenggarakan setiap tahun. Kegiatan ini merupakan apresiasi LSP PEP kepada mitra asesor yang telah bekerja sama setiap tahun menyukseskan kegiatan sertifikasi profesi. Hingga kini sejak 2019, LSP PEP telah menyertifikasi 11.000 orang.

Tags:

BNSP, LSP PEP, Pusat Perbukuan

Bagikan:

Artikel Terbaru

Kategori

Jam Kerja

Anda perlu bantuan? Kami senang dapat membantu.

Copyright © 2024 LSP Penulis & Editor Profesional. All rights reserved.

Open chat
Salam pengunjung website LSP PEP. Jika ada yang ingin ditanyakan sila hubungi melalui WhatsApp!